Sitemap membantu membangun konteks
Pembahasan tentang sitemap sebaiknya dimulai dari fungsi utamanya di dalam halaman. Dengan memahami konteks terlebih dahulu, pengguna dapat menilai kapan elemen tersebut berguna dan kapan cukup dibuat sederhana.
Perhatikan hubungan dengan elemen lain
Sitemap tidak berdiri sendiri. Posisi, ukuran, warna, serta hubungannya dengan menu, teks, gambar, atau tombol ikut menentukan apakah halaman terasa teratur ketika dibaca.
Gunakan pola yang mudah dipelajari
Untuk topik sitemap, konsistensi biasanya lebih berguna daripada variasi yang berlebihan. Pola yang stabil membuat pengunjung tidak perlu menebak ulang cara menggunakan setiap halaman.
Sesuaikan dengan perangkat yang dipakai
Pada desktop, ruang yang luas memungkinkan beberapa elemen tampil berdampingan. Di smartphone, sitemap perlu tetap jelas meskipun susunan berubah menjadi lebih ringkas dan vertikal.
Lakukan pemeriksaan setelah pembaruan
Setelah pengaturan sitemap diubah, buka kembali halaman pada beberapa lebar layar. Pemeriksaan ini membantu memastikan teks, link, gambar, dan komponen lain tetap berada pada posisi yang nyaman.